Cimahi,22 Pebruari 2026 – Dalam rangkaian perayaan Tahun Baru Imlek, GGP One Gospel Cimahi menggelar ibadah khusus yang berlangsung khidmat dan penuh sukacita. Momentum tersebut menjadi semakin bermakna dengan kehadiran Ketua Majelis Daerah (Mada) Sultanbatara, Pdt. Simon Ruma, M.Th., yang menyampaikan pesan penguatan rohani kepada jemaat.

GGP One Gospel sendiri digembalakan oleh Pdt. Dicky Suwarta, M.Th., yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Sinode Gereja Gerakan Pentakosta (GGP). Kehadiran pimpinan daerah dalam ibadah tersebut dinilai memperkuat sinergi antara kepemimpinan wilayah dan pusat.

Dalam khotbahnya, Pdt. Simon Ruma menekankan bahwa ketaatan kepada Tuhan harus menjadi gaya hidup setiap hamba Tuhan. Mengutip 1 Petrus 1:17–19, ia mengingatkan bahwa manusia hidup di dunia ini hanya sementara dan telah ditebus oleh Kristus dengan harga yang mahal.

“Kesadaran akan penebusan itu seharusnya membuat kita hidup dalam hormat dan ketaatan yang sungguh,” ujarnya di hadapan jemaat.

Ia juga menyoroti tantangan pelayanan masa kini yang menuntut konsistensi iman agar para pelayan Tuhan tidak kehilangan ketajaman rohani atau menjadi “tawar” dalam panggilan.
Penguatan Visi dan Kebersamaan
Ibadah khusus Imlek tersebut turut dihadiri jajaran Majelis Pekerja (MP), di antaranya Pdt. Oktavianus Worung bersama istri selaku Infokom MP, serta Ketua Persiapan Hamba Tuhan Perintisan MP, Pdt. Jon Alfian Awumbas bersama istri.

Kesaksian dari Ps Ariane yang datang dari Brisbane, Australia, turut memperkaya suasana ibadah. Ia menyampaikan pesan agar visi besar dalam kepemimpinan GGP terus dijaga dan diteruskan kepada seluruh hamba Tuhan.
Perayaan Imlek di GGP One Gospel tidak hanya menjadi momentum kebersamaan, tetapi juga ruang refleksi untuk memperbarui komitmen iman dan pelayanan. Jemaat yang hadir menyambut pesan tersebut dengan penuh sukacita dan penguatan rohani.
Jurnalis: Romo Kefas

