Bekasi — Peringatan Hari Jadi ke-29 Kota Bekasi menjadi momentum penting untuk mengapresiasi peran para pelaku seni dan budaya yang selama ini turut menjaga identitas serta kekayaan budaya daerah.
Pada upacara yang digelar Selasa (10/3/2026), Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menyerahkan penghargaan kepada sejumlah tokoh seni dan budayawan yang dinilai telah berkontribusi dalam pelestarian dan pengembangan seni budaya di Kota Bekasi.
Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Tri Adhianto sebagai inspektur upacara dan dihadiri oleh unsur Forkopimda Kota Bekasi, tokoh masyarakat, komunitas seni budaya, serta berbagai elemen masyarakat.
Kegiatan diawali dengan penampilan tari budaya dari Gema Nusa Patriot Kota Bekasi yang menampilkan kekayaan seni tradisional daerah. Penampilan tersebut menjadi simbol bahwa budaya lokal tetap hidup dan terus diwariskan di tengah perkembangan Kota Bekasi.
Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kota Bekasi memberikan penghargaan kepada sejumlah tokoh seni dan budaya, yakni Alamsyah Pradja, Hj. Dini Irma Damayanthi, Yustina Tri Nur Astuti, Helen Puspita Sari, Eem Biliyanti, Dedi Suparman, Sucipto, Wazir Nurry, Nomir Ismail, R. Maman, I Wayan Agus Sumarjaya, Armandira Visa Putra, Helmi Okyanto Yosudarso, serta Yeksa Sarkeh Chandra.
Selain penghargaan kepada individu, dua sanggar seni yang aktif dalam pelestarian budaya juga menerima apresiasi dari Pemerintah Kota Bekasi, yaitu Sanggar Tari Eka Budaya dan Sanggar Tari Gantari Gita Khatulistiwa.
Dalam amanatnya, Tri Adhianto menyampaikan bahwa perjalanan pembangunan Kota Bekasi selama hampir tiga dekade telah menghasilkan berbagai capaian yang patut disyukuri. Namun ia menegaskan bahwa masih terdapat sejumlah tantangan yang harus dihadapi bersama.
“Banyak hal yang telah kita capai bersama selama ini, tetapi masih ada pekerjaan rumah yang perlu kita selesaikan demi menjadikan Kota Bekasi semakin maju,” ujar Tri.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga semangat kebersamaan, gotong royong, serta meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan kota tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga memerlukan partisipasi aktif masyarakat dalam berbagai aspek kehidupan.
Melalui momentum Hari Jadi Kota Bekasi ke-29 ini, Pemerintah Kota Bekasi berharap semangat pelestarian budaya serta kebersamaan masyarakat dapat terus terjaga demi mewujudkan Kota Bekasi yang semakin maju, sejahtera, dan berdaya saing.
Jurnalis: Romo Kefas
