Infrastruktur Sempat Lumpuh, DPUPR Lebak Kejar Pemulihan Akses di Sejumlah Jalur Utama
Lebak, teropongkebenaran.online — Curah hujan tinggi yang melanda Kabupaten Lebak beberapa waktu terakhir sempat melumpuhkan akses di sejumlah wilayah. Kerusakan jalan hingga genangan air membuat mobilitas warga terganggu, bahkan di beberapa titik aktivitas sempat terhenti.
Melihat kondisi tersebut, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Lebak bergerak cepat melakukan penanganan di lapangan. Perbaikan difokuskan pada ruas-ruas jalan yang memiliki tingkat kerusakan paling parah dan berperan penting dalam konektivitas antarwilayah.
Kepala Bidang DPUPR Kabupaten Lebak, Hamdan, menegaskan bahwa percepatan perbaikan menjadi prioritas utama agar dampak terhadap masyarakat tidak berkepanjangan.
“Kami langsung turun ke titik-titik terdampak untuk memastikan penanganan berjalan cepat dan tepat. Beberapa ruas yang sebelumnya sulit dilalui kini sudah kembali normal,” ujarnya.
Adapun jalur yang menjadi fokus penanganan di antaranya Rangkasbitung–Sajira, Rangkasbitung–Leuwidamar, serta Malingping–Bayah. Jalur ini dikenal sebagai akses vital bagi aktivitas warga dan distribusi kebutuhan sehari-hari.
Selama proses pengerjaan berlangsung, sistem pengaturan lalu lintas diterapkan guna menjaga keamanan pengguna jalan. Meski sempat menimbulkan kepadatan kendaraan, langkah tersebut dinilai efektif dalam mendukung kelancaran pekerjaan.
Kini, setelah sejumlah titik berhasil diperbaiki, aktivitas masyarakat mulai kembali berjalan. Arus kendaraan kembali lancar dan roda perekonomian warga perlahan pulih.
DPUPR Lebak memastikan akan terus melakukan pemantauan dan penanganan lanjutan, terutama menghadapi potensi cuaca ekstrem yang masih dapat terjadi sewaktu-waktu. Upaya ini diharapkan mampu menjaga ketahanan infrastruktur serta memberikan rasa aman bagi masyarakat dalam beraktivitas.
