Pengurus GWI Apresiasi Kesigapan Polisi Tangani Kasus Pengeroyokan di Tangerang
Kota Tangerang — Jajaran Gabungnya Wartawan Indonesia (GWI) memberikan apresiasi terhadap langkah cepat aparat kepolisian dalam menangani kasus pengeroyokan yang terjadi di kawasan Pasar Lama, Kota Tangerang.
Kasus yang menimpa Sekretaris DPC GWI Kota Tangerang, Coky Siregar, itu sebelumnya sempat menjadi perhatian masyarakat. Aparat kepolisian dinilai bergerak sigap melakukan penyelidikan hingga mengambil tindakan terhadap pihak-pihak yang diduga terlibat.
Ketua DPW GWI Provinsi Banten, Syamsul Bahri, mengatakan respons cepat aparat menunjukkan komitmen kepolisian dalam menjaga keamanan dan memberikan perlindungan kepada masyarakat dari berbagai bentuk tindakan kriminal.
Menurutnya, kecepatan penanganan perkara seperti ini sangat penting untuk menjaga rasa aman sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum.
“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada jajaran kepolisian yang telah bergerak cepat menangani kasus ini. Penegakan hukum yang responsif sangat dibutuhkan masyarakat,” ujar Syamsul Bahri.
Ketua DPC GWI Kota Tangerang, Aqil SH, juga menyampaikan dukungan terhadap langkah aparat yang dinilai profesional dalam menjalankan proses hukum. Ia berharap keamanan dan ketertiban di wilayah Kota Tangerang dapat terus terjaga dengan baik.
Menurut Aqil, sinergi antara masyarakat, organisasi sosial, dan aparat keamanan menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.
Kasus pengeroyokan di Pasar Lama tersebut mendapat perhatian luas karena terjadi di kawasan yang menjadi pusat aktivitas masyarakat. Warga berharap penanganan cepat aparat dapat memberikan efek jera terhadap pelaku tindak kekerasan.
GWI turut mengajak masyarakat untuk tetap menjaga ketenangan dan menyerahkan proses hukum kepada pihak berwenang agar situasi keamanan tetap kondusif.
Dengan kerja sama semua pihak, Kota Tangerang diharapkan terus menjadi wilayah yang aman, tertib, dan nyaman bagi masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Sumber: Syamsul Bahri
Jurnalis: Romo Kefas
