Q-Jang Shooting Club Inisiasi Gerakan Pembinaan Atlet Muda, Sekolah Diajak Jadi Mitra Pengembangan Olahraga Menembak
Cibinong – Upaya memperkuat regenerasi atlet olahraga menembak di Kabupaten Bogor terus dilakukan Q-Jang Shooting Club (QSC). Dalam rangkaian kegiatan Kabogor Fest 2026 yang berlangsung di Stadion Pakansari, Sabtu (13/6/2026), klub tersebut mengusung gagasan agar dunia pendidikan menjadi bagian penting dalam mencetak atlet-atlet potensial melalui program ekstrakurikuler menembak.
Bagi QSC, pembinaan atlet tidak cukup hanya mengandalkan latihan menjelang kompetisi, tetapi harus dibangun melalui sistem yang berkesinambungan sejak usia sekolah. Dengan melibatkan lembaga pendidikan, proses pencarian bakat dinilai akan lebih efektif sekaligus memberikan kesempatan lebih luas kepada generasi muda untuk mengenal olahraga menembak secara positif.
Ketua Q-Jang Shooting Club yang juga menjabat sebagai Sekretaris Umum Perbakin Kabupaten Bogor, Shodiqin, menuturkan bahwa olahraga menembak memiliki nilai edukatif yang tinggi karena mengajarkan fokus, kesabaran, ketelitian, dan tanggung jawab dalam setiap proses latihan.
“Regenerasi atlet harus dipersiapkan dari sekarang. Ketika anak-anak diperkenalkan dengan olahraga ini sejak dini melalui pembinaan yang benar, peluang mereka berkembang menjadi atlet berprestasi akan semakin besar,” ujarnya di hadapan peserta talkshow.
Sebagai bentuk dukungan terhadap program tersebut, QSC telah mengembangkan fasilitas latihan di beberapa titik strategis, di antaranya kawasan Vivo Mall di Jalan Raya Bogor, Kecamatan Sukaraja, serta Plaza Cibubur. Kehadiran fasilitas ini diharapkan mampu menjadi pusat aktivitas latihan sekaligus ruang pembinaan bagi calon atlet dari berbagai kalangan.
Tidak hanya menyediakan tempat latihan, QSC juga mulai membangun kolaborasi dengan institusi pendidikan. Salah satu langkah yang telah direalisasikan adalah kerja sama dengan SMPIT Rahmaniyah Cibinong yang kini menjadi sekolah pertama di Kabupaten Bogor yang menghadirkan kegiatan ekstrakurikuler menembak bersama QSC.
Program tersebut dipandang sebagai model pembinaan yang dapat diterapkan di sekolah lain. Selain memperkenalkan cabang olahraga yang masih relatif baru bagi sebagian masyarakat, kegiatan ini juga membuka peluang lahirnya bibit-bibit atlet yang dapat dipersiapkan untuk mengikuti berbagai kejuaraan di masa depan.
Dalam proses pelatihannya, peserta dibimbing pada sejumlah nomor yang tersedia, seperti Air Rifle 10 Meter, Multirange 18–41 Meter, dan Benchrest 25 Meter. Seluruh materi diberikan secara bertahap dengan mengutamakan aspek keselamatan, teknik dasar, serta pengembangan mental bertanding.
Menurut Shodiqin, hasil pembinaan yang selama ini dilakukan telah menunjukkan perkembangan yang menggembirakan. Beberapa atlet binaan QSC berhasil menorehkan prestasi di tingkat Kabupaten Bogor, Jawa Barat, nasional, hingga internasional, menjadi bukti bahwa pembinaan yang konsisten mampu menghasilkan atlet berkualitas.
Melalui Kabogor Fest 2026, QSC berharap semakin banyak sekolah yang tertarik membangun kemitraan serupa. Dengan semakin luasnya akses pembinaan di lingkungan pendidikan, peluang Kabupaten Bogor untuk melahirkan atlet-atlet unggulan diyakini akan semakin terbuka.
Q-Jang Shooting Club juga menegaskan komitmennya untuk terus menjadi wadah pengembangan olahraga menembak yang profesional, inklusif, dan berorientasi pada prestasi. Sinergi antara klub, sekolah, orang tua, dan organisasi olahraga diharapkan menjadi fondasi kuat dalam membangun masa depan olahraga menembak di daerah sekaligus mengantarkan atlet muda Indonesia bersaing di level yang lebih tinggi.
Jurnalis: Romo Kefas

