Pdt. Dicky Suwarta, M.Th. Ajak Gereja Kembali pada Api Pentakosta dalam KKR GGP di Riau
Riau — Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) Gerakan Gereja Pentakosta (GGP) yang berlangsung di GGP Imamat Rajani, Riau, Selasa malam, 26 Mei 2026, menghadirkan suasana ibadah yang penuh penguatan iman, doa, dan semangat pelayanan.
Melalui tema “Pentacostal Movement”, Ketua Umum GGP, Pdt. Dicky Suwarta, M.Th., mengajak gereja untuk kembali memahami makna Pentakosta sebagai kehidupan yang terus bergerak dalam tuntunan Roh Kudus, bukan sekadar bagian dari sejarah gereja.
Sejak awal ibadah, jemaat tampak mengikuti rangkaian pujian dan penyembahan dengan penuh penghayatan. Suasana doa yang hangat dan penuh kerinduan menghadirkan momentum rohani yang mempererat kebersamaan para pelayan Tuhan dan jemaat yang hadir.
Dalam penyampaian Firman Tuhan, Pdt. Dicky Suwarta menekankan bahwa gereja harus tetap memiliki hati untuk melayani dan menjangkau jiwa-jiwa di tengah perkembangan zaman yang semakin kompleks.
“Pentakosta bukan hanya tentang pengalaman rohani, tetapi tentang kehidupan yang dipimpin Roh Kudus dan menjadi berkat bagi sesama,” ungkapnya.
Menurutnya, gereja yang hidup adalah gereja yang tetap memiliki semangat doa, kasih, dan kepedulian terhadap masyarakat di sekitarnya.
KKR tersebut turut dihadiri Ketua MADA Riau Pdt. Sofian Runtu, S.Th., Ketua Wilayah 1 Riau Pdt. Deysi Tuju, Ketua PGPI Sektor Langgam Pdt. Jonli Sumaraw, serta sejumlah hamba Tuhan dan perwakilan gereja dari berbagai denominasi.
Kehadiran para pemimpin gereja itu memperlihatkan semangat persaudaraan dan kesatuan pelayanan dalam membangun kehidupan rohani di wilayah Riau.
Selain peneguhan Firman Tuhan, rangkaian kegiatan juga diisi dengan pelayanan pemuridan melalui program “Disciples Movement” bersama Pdt. DR. James Dinata, M.Th. Pelayanan tersebut menitikberatkan pentingnya gereja membangun generasi yang bertumbuh dalam iman dan aktif melayani.
Di sisi lain, pelayanan anak-anak bersama Coach Chandra Kuosasih menghadirkan suasana ceria melalui berbagai permainan interaktif dan edukatif yang sarat nilai-nilai rohani.
Saat diwawancarai Tim Media, Ketua MADA Riau Pdt. Sofian Runtu mengatakan bahwa KKR tersebut menjadi pengingat bagi gereja untuk tetap menjaga kehidupan doa dan semangat pelayanan.
“Kami bersyukur karena melalui ibadah ini jemaat kembali diteguhkan untuk hidup dalam kasih Tuhan dan tetap setia melayani,” ujarnya.
Hal senada juga disampaikan Ketua Wilayah 1 Riau Pdt. Deysi Tuju yang menilai KKR tersebut membawa penguatan rohani bagi jemaat dan para pelayan Tuhan.
“Kami merasakan sukacita dan semangat baru untuk terus bergerak dalam pelayanan dan menjadi berkat bagi banyak orang,” katanya.
Menjelang akhir ibadah, jemaat bersama-sama menaikkan doa bagi gereja, bangsa, dan pelayanan ke depan. Suasana penuh kekhusyukan dan pengharapan menutup rangkaian KKR malam itu.
Melalui momentum tersebut, GGP di Riau kembali menegaskan komitmennya untuk membangun gereja yang tetap hidup dalam kasih, kuat dalam doa, serta terus berjalan dalam tuntunan Roh Kudus demi membawa damai dan pengharapan bagi masyarakat.
Jurnalis : Romo Kefas
Editor : Tim Redaksi

