Tarawih Keliling di Bekasi Utara, Wali Kota Sapa Warga dan Paparkan Program Kota
Bekasi — Suasana Ramadhan di Kota Bekasi diwarnai dengan kegiatan tarawih keliling yang dilakukan jajaran Pemerintah Kota Bekasi. Dalam agenda tersebut, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto hadir melaksanakan salat tarawih bersama warga di Masjid Jami Nurul Ikhwan, Kelurahan Harapan Baru, Kecamatan Bekasi Utara.
Kegiatan yang berlangsung pada Selasa malam itu menjadi momen kebersamaan antara pemerintah daerah dengan masyarakat. Jamaah masjid, tokoh masyarakat, serta aparat wilayah turut hadir mengikuti rangkaian ibadah hingga selesai.
Dalam kesempatan tersebut, Tri Adhianto menyampaikan bahwa kegiatan tarawih keliling bukan sekadar agenda seremonial, tetapi juga menjadi sarana bagi pemerintah untuk mendekatkan diri dengan masyarakat sekaligus menyerap aspirasi warga secara langsung.
Ia menjelaskan bahwa Pemerintah Kota Bekasi saat ini tengah menjalankan berbagai program pembangunan yang difokuskan pada kebutuhan dasar masyarakat. Beberapa di antaranya adalah perbaikan infrastruktur jalan lingkungan, penataan saluran drainase, serta peningkatan pelayanan publik.
Menurutnya, pembangunan kota harus berjalan seiring dengan penguatan nilai kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
“Ramadhan menjadi waktu yang tepat untuk mempererat persaudaraan dan memperkuat semangat gotong royong di lingkungan masyarakat,” ungkapnya.
Selain itu, Wali Kota juga mengajak masyarakat untuk turut menjaga kebersihan lingkungan serta mendukung berbagai upaya pemerintah dalam mewujudkan Kota Bekasi yang tertata, aman, dan nyaman untuk ditinggali.
Kehadiran Wali Kota dalam kegiatan tersebut disambut positif oleh warga sekitar. Mereka menilai kegiatan seperti ini menjadi ruang komunikasi yang lebih terbuka antara pemerintah dan masyarakat.
Melalui kegiatan tarawih keliling selama bulan Ramadhan, Pemerintah Kota Bekasi berharap hubungan antara pemerintah dan masyarakat dapat semakin erat, sehingga berbagai program pembangunan dapat berjalan dengan dukungan serta partisipasi warga.
Jurnalis: Romo Kefas
