Dari Pos Perbatasan ke Bangku Sekolah, Yonarmed 12 Kostrad Tanamkan Semangat Belajar di Desa Kewar
Belu, NTT — Pagi itu, langkah para prajurit Satgas Pamtas RI–RDTL Sektor Timur Yonarmed 12 Kostrad tak menuju jalur patroli. Mereka berjalan menuju ruang kelas SDK Silala, Desa Kewar, Kecamatan Lamaknen, Kabupaten Belu. Di tempat sederhana itulah, pengabdian mengambil bentuk yang berbeda.
Senin (02/03/2026), personel Pos Kewar melaksanakan kegiatan pengajaran sebagai bagian dari program Tenaga Pendidik Lapangan (Gadik). Materi Matematika dasar diberikan untuk memperkuat kemampuan berhitung siswa, sekaligus membangun pola pikir logis sejak dini.
Suasana kelas berlangsung dinamis. Anak-anak yang semula tampak malu-malu perlahan menjadi aktif ketika diajak berdiskusi dan menjawab soal di papan tulis. Pendekatan yang komunikatif membuat pelajaran terasa menyenangkan.
Tak hanya mengajar, personel juga membagikan buku bacaan kepada siswa. Di wilayah perbatasan yang akses literasinya terbatas, kehadiran buku baru menjadi motivasi tersendiri. Senyum dan rasa ingin tahu terpancar jelas saat buku-buku tersebut dibagikan.
Danpos Kewar, Serka Khamdani, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen membangun masa depan generasi muda di daerah tugas.
“Kami percaya, menjaga perbatasan juga berarti menjaga masa depan anak-anaknya. Pendidikan adalah investasi jangka panjang,” ungkapnya.
Kegiatan ini menjadi pengingat bahwa tugas prajurit di perbatasan tidak hanya menjaga garis batas negara. Di Desa Kewar, mereka juga menjaga harapan, menumbuhkan disiplin, serta memotivasi generasi muda agar terus bermimpi dan berusaha.
Pengabdian itu mungkin sederhana, namun dampaknya bisa melampaui batas wilayah.
Sumber: Penkostrad
Jurnalis: Romo Kefas
