Jagoi Babang Jadi Titik Konsolidasi: TNI–Malaysia Satukan Persepsi Pengamanan Perbatasan
Jagoi Babang, 31 Maret 2026 — Wilayah perbatasan Jagoi Babang kembali menjadi pusat penguatan koordinasi antara Indonesia dan Malaysia. Kunjungan Panglima Tentera Darat Malaysia, Jeneral Dato’ Azhan bin Md Othman, dimanfaatkan untuk menyatukan persepsi dalam pengamanan kawasan perbatasan.
Pangkogasgabpamtaswil Darat XII/Tanjungpura, Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito, bersama jajaran Kodam XII/Tpr menyambut langsung kunjungan tersebut di Wisma PLBN Jagoi Babang.
Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai unsur terkait, termasuk Forkopincam, pengelola PLBN, serta satuan tugas yang bertugas di wilayah perbatasan, di antaranya Satgas Pamtas RI–Malaysia Yonarhanud 1 Kostrad.
Agenda dilanjutkan dengan peninjauan ke Pos Koki Jagoi Babang guna melihat kondisi riil di lapangan. Peninjauan ini menjadi bagian penting dalam memastikan kesiapan personel serta memperkuat koordinasi antar pasukan di garis batas negara.
Dalam arahannya, kedua pimpinan militer menegaskan pentingnya kesamaan langkah dalam menjaga stabilitas wilayah. Koordinasi yang baik dinilai menjadi kunci dalam mengantisipasi berbagai potensi gangguan, termasuk aktivitas ilegal lintas batas.
Selain itu, kegiatan juga menjadi sarana mempererat hubungan kerja antara TNI dan Tentera Diraja Malaysia yang selama ini telah berjalan dengan baik.
Sebagai simbol kebersamaan, dilakukan pemberian tali asih kepada personel serta pertukaran cenderamata antar kedua pihak.
Kegiatan berlangsung dengan tertib dan lancar, serta mencerminkan komitmen bersama dalam menjaga keamanan kawasan perbatasan.
Dari Jagoi Babang, pesan yang menguat adalah pentingnya sinergi dan komunikasi dalam menjaga stabilitas wilayah yang berbatasan langsung antar dua negara.
Jurnalis: Romo Kefas
