HUT ke-64 Yonif 502 Kostrad Diwarnai Anjangsana Penuh Kehangatan kepada Warakawuri
Malang — Menyambut Hari Ulang Tahun ke-64 Yonif 502 Kostrad Tahun 2026, prajurit Yonif 502 Kostrad melaksanakan kegiatan anjangsana kepada warakawuri dan keluarga veteran di wilayah Malang, Senin (18/5/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bentuk penghormatan dan perhatian satuan kepada para veteran serta warakawuri yang telah memberikan dukungan dan pengabdian bagi bangsa dan negara.
Dalam suasana penuh kekeluargaan, prajurit Yonif 502 Kostrad mengunjungi kediaman para warakawuri untuk mempererat silaturahmi sekaligus mengenang jasa para pendahulu satuan.
Komandan Yonif 502 Kostrad, Letkol Inf Ihsan Hanafi Pulungan, S.S.T. Han., S.I.P., mengatakan bahwa kegiatan anjangsana merupakan tradisi yang terus dijaga sebagai bentuk penghargaan terhadap para pejuang dan keluarga besar satuan.
Menurutnya, perjuangan dan pengorbanan para veteran menjadi fondasi penting dalam perjalanan Yonif 502 Kostrad hingga saat ini.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa keluarga besar Yonif 502 Kostrad tidak pernah melupakan jasa dan pengabdian para senior,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa nilai loyalitas, pengabdian, dan semangat juang yang diwariskan para veteran harus terus menjadi inspirasi bagi generasi prajurit saat ini.
Kegiatan berlangsung hangat dengan penuh rasa kekeluargaan antara prajurit aktif dan keluarga para veteran.
Para warakawuri menyambut baik kedatangan prajurit dan merasa terharu atas perhatian yang terus diberikan oleh satuan.
Anjangsana tersebut juga menjadi momentum mempererat hubungan emosional dan menjaga ikatan persaudaraan dalam keluarga besar Yonif 502 Kostrad.
Tradisi ini rutin dilaksanakan setiap peringatan HUT satuan sebagai bentuk penghormatan kepada pelaku sejarah yang telah berjuang demi bangsa dan negara.
Melalui kegiatan tersebut, Yonif 502 Kostrad berharap semangat pengabdian para pendahulu tetap hidup dan terus diwariskan kepada generasi penerus.
Menghormati Para Pendahulu, Menjaga Semangat Juang untuk Masa Depan Bangsa.
Romo Kefas

