Ketum OTISTA Taufik Hidayat dan Sekjen Nizam Muluk : Tegakkan Hukum terhadap Koruptor, Jangan Ada yang Kebal Hukum!
JAKARTA — Ketua Umum Organisasi Timur dan Sumatera (OTISTA), Taufik Hidayat bersama Sekretaris Jenderal OTISTA Nizam Muluk, menyoroti maraknya kasus korupsi yang melibatkan oknum pejabat dan meminta aparat penegak hukum bertindak tegas terhadap setiap pihak yang terbukti melakukan tindak pidana korupsi.
Menurut Taufik Hidayat pemberantasan korupsi harus dilakukan secara serius profesional, transparan dan tidak pandang bulu, mereka menilai uang negara merupakan amanah yang harus digunakan sebesar-besarnya untuk kepentingan masyarakat.
“Hukum harus ditegakkan terhadap para oknum pejabat yang terbukti melakukan korupsi. Jangan ada siapa pun yang merasa kebal hukum hanya karena memiliki jabatan, kekuasaan atau kedekatan dengan kelompok tertentu,” tegasnya.
Taufik menambahkan, apabila seseorang terbukti bersalah melalui proses peradilan, maka hukuman harus dijalankan sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Ia juga mendorong agar aset hasil tindak pidana korupsi dapat ditelusuri dan disita sesuai mekanisme hukum untuk dikembalikan kepada negara.
“Kalau memang terbukti melakukan korupsi proses secara hukum dan berikan hukuman yang tegas sesuai putusan pengadilan bila perlu buang ke Nusakambangan, jangan sampai ada perlakuan istimewa terhadap pelaku korupsi,” ujarnya.

Sementara itu Sekjen OTISTA” Nizam Muluk menegaskan ” Negara bukan milik kelompok atau oknum Ormas tertentu yang dimana Indonesia merupakan negara hukum yang memiliki aparat penegak hukum dan mekanisme hukum yang harus dihormati semua pihak.
“Negara ini bukan milik oknum ketua ormas atau kelompok tertentu dan indonesia memiliki aparat penegak hukum yang bekerja berdasarkan aturan, karena itu jangan ada pihak yang merasa paling kuat atau berada di atas hukum,” Tegas Nizam.
Ia juga mengingatkan seluruh elemen masyarakat agar menghormati para purnawirawan TNI dan Polri yang telah mengabdikan diri kepada bangsa dan negara“ Jangan pernah menjadikan perbedaan sebagai alasan untuk saling menantang atau merendahkan pihak lain dimana para purnawirawan jenderal telah memiliki sejarah pengabdian kepada NKRI yang harus kita hormati,” tambahnya.
Lebih lanjut Ketum OTISTA Taufik Hidayat menegaskan bahwa OTISTA mendukung penuh upaya pemerintah dalam memberantas korupsi dan menyelamatkan keuangan negara dan OTISTA juga menyatakan dukungan terhadap Presiden Prabowo Subianto dalam agenda pemerintahan yang berkaitan dengan pemberantasan korupsi dan penyelamatan kekayaan negara.
Taufik menambahkan bahwa dukungan tersebut bukan berarti mengabaikan proses hukum, siapa pun yang terbukti melakukan korupsi harus mempertanggungjawabkan perbuatannya dan OTISTA mendukung penegakan hukum yang adil transparan, dan tidak tebang pilih demi kepentingan rakyat dan NKRI,” pungkas Taufik Hidayat.

