KOTA BEKASI — Pemerintah Kota Bekasi menandai satu tahun kepemimpinan Wali Kota Bekasi Tri Adhianto dengan apel bersama di Balai Patriot, Senin (23/2/2026). Momentum tersebut menjadi ruang evaluasi terbuka atas capaian sekaligus tantangan yang masih dihadapi.
Dalam arahannya, Tri menegaskan bahwa satu tahun pertama adalah fondasi untuk memperkuat tata kelola pemerintahan yang responsif dan transparan.
“Setahun ini adalah waktu untuk melihat apa yang sudah berjalan dan apa yang harus kita perbaiki. Pemerintah harus hadir dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya.
Infrastruktur dan Banjir Tetap Prioritas
Tri mengingatkan bahwa persoalan infrastruktur jalan dan pengendalian banjir masih menjadi pekerjaan utama. Ia meminta perangkat daerah mempercepat respons terhadap keluhan warga dan tidak menunggu persoalan membesar.
Menurutnya, koordinasi lintas sektor harus diperkuat agar penanganan di lapangan lebih efektif.
Pembenahan PBB dan Reklame
Optimalisasi pendapatan daerah juga menjadi sorotan. Tri mendorong pembenahan sistem Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) serta penataan reklame agar lebih tertib dan memberikan kontribusi maksimal bagi pembangunan.
Ia menekankan agar kendala teknis yang berulang setiap tahun segera diselesaikan melalui perbaikan sistem pelayanan.
Evaluasi Media Sosial Perangkat Daerah
Pada kesempatan tersebut diumumkan hasil evaluasi pengelolaan media sosial perangkat daerah tahun 2025. Penilaian dilakukan berdasarkan konsistensi konten, kualitas informasi, dan interaksi dengan publik.
Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah mencatat nilai tertinggi, diikuti Kecamatan Bekasi Timur dan Kelurahan Duren Jaya. Perangkat daerah dengan capaian terendah akan mendapatkan pendampingan guna meningkatkan kualitas komunikasi publik.
Selain itu, Sekretariat Daerah, Dinas Pemadam Kebakaran, dan RSUD Kota Bekasi dinilai sebagai tiga terbaik dalam kategori publikasi refleksi satu tahun kepemimpinan.
Apresiasi Lingkungan dan Partisipasi Anak
Penghargaan Program Kampung Iklim (PROKLIM) diberikan kepada Kelurahan Pekayon Jaya, Jati Mekar, dan Aren Jaya atas komitmen penguatan ketahanan lingkungan berbasis masyarakat.
Dalam kegiatan yang sama, Forum Anak Bekasi periode 2026–2028 resmi dilantik sebagai wujud pelibatan generasi muda dalam proses pembangunan daerah.
Menutup amanatnya, Tri mengajak seluruh aparatur menjadikan evaluasi sebagai budaya kerja berkelanjutan.
“Kepercayaan masyarakat dibangun dari konsistensi kerja dan keterbukaan informasi. Itu yang harus terus kita jaga,” pungkasnya.
Jurnalis: Romo Kefas
