Banjir Mengintai! Wali Kota Bekasi Turun ke Cimuning, Saluran Tersumbat Jadi Sorotan
Bekasi, 26 Februari 2026 – Ancaman genangan di wilayah Cimuning membuat Wali Kota Bekasi turun langsung ke lapangan. Sidak pagi itu dilakukan setelah laporan warga menyebut aliran air tidak berjalan normal dan memicu luapan di sejumlah titik permukiman.
Hasil peninjauan menunjukkan adanya saluran drainase yang belum terkoneksi sempurna serta jalur penghubung yang tertutup. Kondisi tersebut menyebabkan air tidak mengalir ke saluran utama dan justru menggenang di area warga.
Wali Kota menegaskan bahwa fungsi drainase sebagai fasilitas umum tidak boleh terganggu. Ia memastikan pembenahan teknis segera dilakukan dengan melibatkan dinas terkait untuk normalisasi dan penyambungan saluran yang terputus.
“Kita tidak ingin masalah ini berulang setiap kali hujan turun. Saluran harus kembali ke fungsinya,” tegasnya.
Selain perbaikan teknis, pemerintah juga akan melakukan penertiban apabila ditemukan bangunan yang menutup jalur air. Warga diminta kooperatif dan membongkar secara mandiri demi kepentingan bersama.
Penataan ulang sistem drainase di Cimuning menjadi langkah penting untuk meminimalisir risiko banjir dan menciptakan lingkungan yang lebih aman. Pemerintah Kota Bekasi menargetkan pekerjaan awal dimulai dalam waktu dekat agar genangan tidak lagi menjadi keluhan rutin masyarakat.
Langkah cepat ini menjadi bukti bahwa persoalan infrastruktur dasar menjadi perhatian serius dan tidak akan dibiarkan berlarut.
Jurnalis: Romo Kefas
