Jakarta – Di tengah dinamika penegakan hukum yang kerap menuai sorotan publik, advokat Jelani Christo, S.H., M.H. menegaskan bahwa profesi advokat tidak boleh kehilangan keberanian moral dalam membela kebenaran. Ia menilai, advokat harus berdiri di garis depan ketika masyarakat menghadapi ketidakadilan, bukan justru tunduk pada tekanan kekuasaan.
Menurut Jelani, advokat merupakan bagian penting dalam menjaga keseimbangan sistem hukum. Tanpa keberanian advokat, proses penegakan hukum berisiko kehilangan kontrol publik dan dapat menjauh dari prinsip keadilan yang seharusnya menjadi fondasi negara hukum.
“Advokat harus berani bersuara. Ketika kebenaran terancam, advokat tidak boleh diam. Hukum harus tetap berpihak pada keadilan, bukan pada kekuatan atau jabatan,” tegasnya.
Sebagai Ketua Umum Solidaritas Pembela Advokat Seluruh Indonesia (SPASI), Jelani dikenal aktif mengkritisi berbagai praktik yang dinilai berpotensi melemahkan independensi advokat. Ia juga kerap menyoroti kasus-kasus yang melibatkan dugaan kriminalisasi atau tekanan terhadap advokat yang tengah menjalankan tugas pembelaan hukum.
Menurutnya, jika advokat tidak mendapatkan perlindungan yang layak, maka masyarakat juga akan kehilangan salah satu pilar penting dalam memperjuangkan hak-haknya di depan hukum.
Untuk memperkuat perjuangan tersebut, Jelani juga menggagas Lembaga Bantuan Hukum (LBH) SPASI sebagai wadah bagi para advokat dan pegiat hukum yang ingin berkontribusi dalam memberikan pendampingan hukum kepada masyarakat yang membutuhkan.
Dalam kiprahnya, Jelani terlibat dalam berbagai pengawalan kasus yang menyita perhatian publik. Beberapa di antaranya berkaitan dengan dugaan kematian tidak wajar anggota TNI dalam kasus Serda Rafael, serta keterlibatannya dalam tim bantuan hukum keluarga IPTU Tomi Marbun.
Jelani menilai setiap kasus yang menyangkut hak hidup dan keadilan harus diungkap secara transparan dan objektif. Ia menegaskan bahwa tidak boleh ada pihak yang kebal hukum ketika kebenaran sedang diperjuangkan.
Dengan konsistensi sikapnya, Jelani Christo terus menjadi salah satu suara kritis dalam dunia advokasi hukum di Indonesia. Ia meyakini bahwa keberanian advokat untuk menyuarakan kebenaran merupakan kunci penting untuk menjaga marwah hukum dan memastikan keadilan tetap berdiri bagi semua orang.
Jurnalis: Romo Kefas
