Longsor Tutup Akses, Satgas Kostrad dan Warga Bergerak Tanpa Komando Panjang
Dusun Panga, 31 Maret 2026 — Longsor akibat banjir sempat memutus akses utama antar dusun di Desa Semanget. Namun kondisi itu tidak berlangsung lama. Tanpa menunggu instruksi panjang, personel Satgas Pamtas RI–Malaysia Yonarhanud 1 Kostrad Pos Panga bersama warga langsung bergerak membuka kembali jalur yang tertutup material tanah.
Dipimpin Wadanpos Panga, Serda Rincen Sijabat, personel turun langsung ke titik longsor. Bersama masyarakat Dusun Panga dan Dusun Semeng, mereka membersihkan timbunan tanah serta memperbaiki struktur jalan yang rusak.
Pekerjaan dilakukan secara manual dengan mengandalkan kekuatan tenaga dan kebersamaan. Fokus utama adalah memastikan jalur dapat kembali dilalui dengan aman oleh kendaraan dan warga yang beraktivitas.
Meski tanpa dukungan alat berat, proses perbaikan berlangsung efektif berkat kerja sama yang solid. Dalam waktu relatif singkat, akses yang sempat terputus berhasil dibuka kembali.
Kondisi ini menunjukkan bahwa sinergi antara TNI dan masyarakat menjadi faktor penting dalam menghadapi situasi darurat, terutama di wilayah perbatasan yang memiliki keterbatasan sarana.
Dengan terbukanya kembali jalan tersebut, aktivitas warga yang sebelumnya terhambat kini kembali berjalan normal. Jalur penghubung antar dusun kembali berfungsi sebagai akses utama bagi mobilitas dan kegiatan ekonomi masyarakat.
Kehadiran Satgas Pamtas tidak hanya dirasakan dalam aspek keamanan, tetapi juga dalam membantu menyelesaikan persoalan nyata di lapangan.
Dari Dusun Panga, terlihat jelas bahwa kerja bersama mampu mengatasi hambatan, bahkan dalam kondisi terbatas sekalipun.
Jurnalis: Romo Kefas
